 |
Suparto Brata yang terkenal sebagai penulis novel, cerita pendek, drama, penulis artikel, cerita anak, dan pernah menulis cerita silat ini lahir di Surabaya, Jawa Timur, tanggal 27 Februari 1932. Orang tuanya berasal dari Surakarta, ayahnya bernama Raden Suratman Bratanaya dan ibunya bernama Raden Ajeng Jembawati. Dia menikah dengan Rara Ariyati pada 22 Mei 1962. Dari perkawinannya itu, ...
Dilihat: 1325 kali
DT. B. Nurdin Yakob merupakan sastrawan yang mengarang novel, cerpen, buku cerita anak-anak, buku tentang adat dan budaya Minangkabau, serta sastra rakyat Minangkabau. Ia dilahirkan di Dilam, Solok, Sumatra Barat 12 Oktober 1920. Pendidikannya cukup tinggi, mulai dari HIS, MULO, AMS, dan terakhir tamat sekolah wartawan pada Instituut Journalist en Algemmene Ontwikkeling tahun 1942 di ...
Dilihat: 1316 kali
Gerson Poyk mempunyai nama lengkap Herson Gubertus Gerson Poyk dan nama panggilan Be'a. Ia adalah seorang pengarang yang dilahirkan di Namodale Baa, Pulau Rote, Timor, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 16 Juni 1931. Gerson Poyk adalah seorang pemeluk agama Kristen Protestan yang taat. Sejak masa kecil yang dilaluinya di Flores, Gerson bercita-cita menjadi seorang pendeta atau pastor.
...
Dilihat: 1301 kali
Ikranagara, dramawan, pernah menjadi pemimpin Teater (Siapa) Saja. Dia tergolong seniman yang serba bisa. Anak pertama dari sepuluh bersaudara ini dilahirkan di kota Negara, daerah Loloan, suatu perkampungan muslim di Bali Barat, 19 September 1943. Ibunya berdarah Jawa-Bali, bekerja sebagai guru sekolah rakyat pada zaman revolusi, dan ayahnya berdarah Makassar-Madura, bekerja sebagai pedagang ...
Dilihat: 1298 kali
N. Riantiarno adalah salah satu sutradara, aktor panggung, dan penulis lakon ternama di Indonesia. Pria kelahiran Cirebon, Jawa Barat, pada tanggal 6 Juni 1949 ini mengaku bahwa dirinya baru mengenal dunia teater setelah duduk di bangku SMU kelas dua, saat bergabung dengan kelompok kesenian Tunas Tanah Air Cirebon pada tahun 1965/1966. Konon, kegiatan seninya justru iawali melalui puisi dan ...
Dilihat: 1292 kali
Pipiet Senja atau Etty Hadiwati Arief dikenal sebagai penyair, cerpenis, novelis, dan penulis cerita anak, lahir di Sumedang pada tanggal 16 Mei 1957.
Nama Pipiet Senja ternyata mempunyai kisah tersendiri. Menurut Pipiet, suatu sore menjelang petang, ia tengah berdiri di tepian sungai sambil memandangi persawahan dan langit di sebelah barat. Ketika itulah, ia melihat kawanan burung ...
Dilihat: 1274 kali
A.M.Dg. Myala atau Abdul Muin Daeng Myala adalah sastrawan Indonesia kelahiran Makassar pada tanggal 2 Januari 1909. Penyair ini mempunyai nama lain A. M. Thahir. Dia tergolong sebagai penyair Angkatan Pujangga Baru. Pendidikannya hanyalah sekolah kelas II. Namun, berkat usaha kerasnya (belajar secara autodidak), pada tahun 1928 ia dipercaya menjadi guru HIS Muhammadiyah dan membantu majalah ...
Dilihat: 1263 kali
Y.B. Mangunwijaya mempunyai nama lengkapnya Yusuf Bilyarta Mangunwijaya dan nama samarannya Wastuwijaya atau Thalib Yusuf. Pastor yang lebih dikenal dengan panggilan Romo Mangun ini lahir 6 Mei 1929 di Ambarawa, Jawa Tengah, dan meninggal 10 Februari 1999. Sejak kecil, anak sulung dari dua belas bersaudara, ayah Yulianus Sumadi Mangunwijaya dan ibu Serafin Kamdaniah ini memang bercita-cita ...
Dilihat: 1260 kali
Kwee Tek Hoay dilahirkan di Bogor, 31 Juli 1886 dan meninggal tanggal 4 Juli 1952 di Cicurug, Bogor, Jawa Barat. Ia adalah sastrawan Indonesia peranakan Tionghoa yang banyak menulis tentang kehidupan masyarakat Tionghoa di Indonesia. Novelnya yang terkenal adalah Boenga Roos dari Tjikembang. Kwee adalah anak bungsu dari pasangan Kwee Tjdiam Hong dan Tan An Nio. Kedua orang tuanya imigran ...
Dilihat: 1256 kali
Ibrahim Sattah lahir di Tarempa, sebuah kota kecil di kawasan Pulau Tujuh, Laut Cina Selatan, Provinsi Kepulauan Riau tahun 1943 dan meninggal pada usia 43 tahun di Pekanbaru, 19 Januari 1988. Dari Istrinya yang pertama, Jalini, ia mempunyai anak 5 orang, dan dari istri kedua, Siti Chadijah, ia mempunyai anak 2 orang. Kedua orang tua Ibrahim Sattah meninggal dunia pada saat Ibrahim Sattah ...
Dilihat: 1253 kali
|
 |